Kamis, 28 April 2016

Mengapa Pimpinan Drop Dropan, Arogan dan Tidak Kompeten, gampang marah marah..?


Kank Hari Islamic Asean  HRD Motivator 
“Kank bagi kami kepastian sebuah keputusan itu lebih penting dibanding tidak ada kepastian seperti ini, Bagaimana menghadapi pimpinan arogan dan menunda nunda keputusan..?

Ada banyak penyebab mengapa atasan/pimpinan  anda menjadi seorang pemimpin yang tidak memeliki kemampuan dalam pengambilan keputusan, bukan saja persoalan perilaku hati hati tapi justru sebenarnya menunda keputusan karena tidak mengerti apa yang harus diputuskan. Sementara dirinya sendiri arogan mengandalkan  gengsi mengakui kekurangan itu dan enggan bertanya kepada bawahan yang lebih mengerti dikarenakan terlalu  takut dikatakan sebagai atasan yang tidak kredible, (apalagi menduduki jabatan tersebut memang bukan karena kelayakan tapi karena alasan alasan lain yang tidak etis).

  Dengan kata lain atasan tersebut menyadari keterbatasan kompetensi dirinya dan menyadari tantangan pekerjaan dirasakan sangat berat tapi enggan atau gengsi  mengakuinya. Jika dibiarkan bisa rusak sebuah organisasi, dikarenakan jika sebuah urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya tunggu saja kehancurannya..Sementara bawahan sangat tidak berdaya dan tidak memiliki kewenangan untuk menggantinya, menyakitkan..!,
Namun jika anda merasa harus memperbaiki keadaan beberapa kiat berikut ini akan bisa membantu. 

Rabu, 27 April 2016

Menghadapi atasan suka meremehkan dan mau menang sendiri


Kank Hari Motivator MSDM Islami 
“Kank, kami semua bingung bagaimana meyakinkan atasan yang tidak mau menerima saran dan ide perbaikan kinerja perusahaan padahal dia orang baru, sepertinya dia menganggap semua bawahan tidak tahu apa apa dan dia yang paling tahu. Akhirnya kami pilih diam atau mengerjakan perintahnya dengan setengah hati tentu ini tidak baik bagi kami. !”

Orang orang yang memiliki sikap kaku alais kukuh pada pendirian bukan hanya orang yang memiliki prinsip melainkan juga orang yang cemas akan kekurangan dirinya diketahui orang lain dan menggunakan kewenangannya untuk menutupi kecemasan itu. Namun sebagai bawahan tentu akan kerepotan jika membiarkan sesuatu yang tidak baik menimpa keberlangsungan kinerja perusahaan.
Lantas bagaimana menghadapi atasan yang memiliki sikap seperti itu.

Mengatasi Perasaan Selalu Cemas Hasil Pekerjaan Tidak Memuaskan

Kank Hari Motivator MSDM Islami  
Walaupun saya sudah mengerjakan sesuai  dengan SOP yang dibuat perusahaan mengapa saya selalu merasa cemas , dan tegang terhadap apa yang sudah saya kerjakan, jangan jangan ada yang salah..?, Bagaimana cara mengatasinya, kank ...?”

Kecemasan adalah bentuk manifestasi antara harapan yang ingin anda dapatkan dan persepsi akan hasil yang tidak sesuai dengan harapan anda, padahal bisa jadi kecemasan anda hanya sebatas kecemasan saja belum tentu  terjadi dan mungkin tidak akan terjadi.Mengapa anda bisa demikian..?

Sabtu, 03 Oktober 2015

Mengapa Wanita Karir Stress Akibat Beban Kerja

  



“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah”. QS Al Maarij -19

Kank Hari kan tahu kita hanya punya waktu 24 jam sehari tangan dan kaki hanya dua, padahal pekerjaan yang harus aku selesaikan bertumpuk tumpuk, kalau sudah begini bukan soal penghasilan yang saya dapat tapi stessnya itu yang bikin pusing”. Kata seorang karyawan bagian keuangan  dari sebuah perusahaan jasa.

Seiiring dengan perkataan teman saya tadi Profesor Manajemen, William  Anthony, Ph.D dari Florida State University menjelaskan , “For professional workers working 40 hours a week that are not needed, they took 60-70 hours a week, not including time for family and oneself, although gadgets and ICT facilitate the work but it still does not diminish the feeling overburdened job ".

Rabu, 18 Maret 2015

Relationship Managerial Skill : Kesalahan Karyawan Idealis serta Dampaknya Pada Rekan Kerja dan Bawahan.

Jika anda merasa bahwa orang lain tidak bekerja sebaik dan seideal anda, serta anda merasa kesal jika orang lain tidak dapat bekerja sebaik anda. Sedangkan rekan kerja selalu berusaha menghindari membangun relasi dengan anda ,karena enggan menerima kritik pedas dari anda.  Bisa jadi anda termasuk golongan karyawan yang bertipe terlalu idealis. Lantas “kesalahan” apa saja yang anda lakukan  dengan perilaku terlau idealis tersebut :

·         Orang idealis cenderung menghendaki kesempurnaan lingkungan kerja,baik dari sisi kerapian, keindahan dan keseimbangan  tata letak ruang (interior). Jika anda memiliki kewenangan atau jabatan lebih mudah bagi anda untuk melakukan itu. Namun jika anda setara  dengan rekan kerja dapat dipastikan akan menimbulkan persoalan, alternatif pertama mereka  memilih diam saja tanpa membantu.Kedua ,berkonfrontasi dengan anda karena dianggap terlalu banyak mencampuri urusan.Terakhir  mungkin mereka akan menggosip tentang anda.Bisa jadi anda pun akan berhadapan dengan atasan yang tidak menginginkan konflik akibat hasrat besar dalam diri anda untuk “memperbaiki “keadaaan.

Minggu, 15 Februari 2015

Menjadi Pemimpin Team Yang Dihargai

Kank,bagaimanakah caranya agar para staff bisa menjalankan visi dan misi perusahaan yang telah ditetapkan ( sepertinya selama ini belum sesuai) ,saya sebagai district  manager  yang relative berusia jauh lebih muda  berharap mereka dapat menjalankan tugas  dengan tulus..?

Selamat anda telah mendapatkan kepercayaan menjadi pemimpin di usia yang jauh lebih muda, usia bukan menjadi kendala untuk menjalankan effective leadership, ketulusan perbuatan seseorang biasanya merupakan kesadaran akan pentingnya berperilaku tulus ,oleh karena itu ketulusan team  dapat anda kembangkan pada beberapa prinsip berikut ini:

Minggu, 14 Desember 2014

Menjadi Pribadi Berdaya Saing

Kank, Bagaimana caranya agar saya memiliki daya saing dan diperhitungkan perusahaan ..?
Saat ini persaingan semakin ketat, didunia industri dan di dunia usaha dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat pada akhirnya setiap individu memasuki era kompetisi.Era kompetisi ini merupakan tantangan bagi setiap orang untuk meningkatkan kompetensinya dibidang pengetahuan ,keterampilan maupun sikap mental. Oleh karena itu diperlukan beberapa kiat agar menjadi pribadi yang memiliki daya saing. Berikut kiat menjadi pribadi berdaya saing:

Citra diri bukan cuma kelihatan baik tapi benar benar baik.

“Be Competent, Gain  respect and admiration of stakeholder by demonstrate adequate interpersonal and professional ability”.