Sabtu, 01 Desember 2012

Hambatan Guru Berubah Ke arah Kemajuan,dan Solusinya ."Teaching Denial"



. 












 

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.

“Kank ,para guru kami sudah sering mengikuti diklat,workshop ,seminar dsb. Namun sampai saat ini sama sekali tidak ada perubahan. Kira –kira  secara personality apa penyebab mereka berperilaku demikian.....?”.

Perlu diperhatikan adalah apakah pelatihan kepada pegawai anda sudah berdasar need analysis atau sekedar ikut pelatihan. Yang kedua apakah setelah pelatihan tidak ada komitmen untuk tidak lanjut  implementasi lengkap dengan alat ukur evaluasinya ...Jika ini tidak dilakukan pelatihan atau apapun namanya tidak berdampak secara significant pada kemajuan  dan perubahan ke arah kebaikan .Sedangkan secara personality ,orang enggan berubah dan menyesuaikan diri dengan tuntutan jaman adalah ;
1.       Mengingkari

Berbagai pelatihan biasanya untuk meningkatkan knowledge,knowhow  and mental attitude pesertanya...mulai sekedar membangun kesadaran,sampai diharapkan dapat diterapkan ,lengkap dengan data,fakta dan hasil yang bisa diharapkan. Para peserta tahu akan manfaat konsep yang telah diajarkan. Namun dengan berbagai dalih mereka sengaja memilih mengikarinya,persis seperti orang tahu  konsekuensi pelanggaran atau pahala yang didapat dari Tuhannya,namun manusia memilih mengingkarinya. Penyakit INGKAR adalah penyakit kronis pada manusia termasuk para guru kita.

2.       Malas Belajar

Adalah sebuah ironi jika guru sebagai teladan utama dalam membangun semangat belajar siswa justru orang yang paling malas  dalam belajar ,terutama belajar guna peningkatan mutu pengetahuan serta kualitas dirinya. Mulai  malas membaca ,malas menyusun RPP sesuai kebutuhan belajar siswa ,malas membuat PTK sampai malas  mengajar itu sendiri sekali lagi dengan berbagai dalih.

3.       Mau enaknya saja

Pengingkaran terhadap kenyataan bahwa dunia pendidikan sudah berubah lengkap dengan segala tantangan dan tuntutannya disebabkan karena para guru memilih mau enaknya ogah menanggung   resiko nya . Ambil contoh ketika guru harus mengajar tidak sekedar berceramah tetapi sudah memanfaatkan sumber dan media belajar mereka memilih mau enaknya ,kasih tugas siswa dan di tinggal duduk atau sibuk urusan nya sendiri dan kecenderungan mereka malas berubah lantaran sudah terlalu keenakan dengan pola lama


4.       Merasa Paling  Benar Sendiri

Dikarenakan oleh pengalaman,senioritas atau jabatan yang dimiliki kecenderungan orang untuk merasa dirinya paling tahu ,paling benar atau bidang yang dikuasainya. Sehingga bagi orang lain yang memberikan masukan perbaikan dianggap sebagai serangan yang perlu ditangkis dan beranggapan saran orang lain itu tidak penting ...merasa  tidak ada orang lain yang lebih benar selain dirinya .Lebih parahnya  mereka membanggakan kompetensi yang dimilikinya yang sudah tidak sesuai dengan tuntutan jaman. Akibatnya berdampak pada kinerjanya dalam KBM
 
5.       Menganggap Dirinya Serba Tahu.

Hobi  paling menonjol orang yang menganggap dirinya serba tahu adalah komentator,mengomentari segala perilaku  yang dilakukan rekan kerja atau siswa dengan argumen yang tidak jarang tidak berdasar dengan  landasan  keilmuan . Dengan menganggap dirinya serba tahu orang seperti ini dengan mudah menyalahkan ,mengomentari atau bahkan merasa harus dilibatkan dalam setiap kegiatan. Padahal ketika tugas itu diserahkan kerap hasil tidak memuaskan.

Bagi seorang guru pantang untuk melakukan pengingkaran dengan berupaya berdaptasi dan meningkatkan  kemauan belajar menggali  mutu ilmu pengetahuan  terkini.

Sabtu, 17 November 2012

Manfaat Interpersonal Skill ,Pra Wisuda.



Kank ,adakah cara sederhana agar setelah wisuda kami tidak kelabakan mencari kerja sesuai bidang keilmuan yang kami pelajari alias karir linear....?


Cara sederhananya  adalah bekerja sebelum kelulusan /wisuda karena dengan bekerja anda memiliki minimal tiga keuntungan,learning how to do,learning by doing and networking.Bekerja part timer menjadi relawan atau magang akan membuat anda memiliki tiga kecakapan yang saya sebutkan tadi.Selain itu mulai saat ini anda harus mempertimbangkan  beberapa hal berikut ini:


Pertama ,lakukan “investasi’ pada core competences anda  mulai dari pengetahuan atau skill yang anda miliki.Memiliki beragam  piagam tanpa skill yang spesifik teruji keteradalannya tidak ada manfaatnya.selain membuang buang biaya dan waktu.Berfukos lah pada talent yang anda miliki atau ketrampilan yang anda kembangkan . Karena keahlian unik yang dibutuhkan perusahaan akan lebih berguna daripada kemampuan generik.

Kedua ,miliki kecakapan berkomunikasi . Disaat orang lain beranggapan berkomunikasi tidak penting maka miliki kecakapan berkomunikasi , patut anda kembangkan mulai persuasi,negoasiasi ,presentasi sampai public speaking.Termasuk berkomunikasi pada media media yang memungkinkan anda mudah dikenali..

Ketiga : hindari angan angan terlalu panjang misalnya lulus langsung bisa bekerja dikantoran dengan gaji besar.bahwa jenjang jabatan akan anda raih jika kompetensi ,keilmuan dan hasil yang anda berikan kepada perusahaan memang pantas untuk itu. Jalani hidup karir anda saat ini sambil terus belajar untuk meningkatkan diri  dan berkembang.

Keempat : cermati trend dan perubahan akan kebutuhan untuk syarat kompetensi calon karyawan,sehingga anda bisa mempersiapkan mental dan sikap untuk berkompetisi . Perlu diperhatikan bahwa lulusan dengan IPK tinggi saat ini cukup banyak namun sikap mental dan ketrampilan kerja yang sesuai kebutuhan perausahaan saat ini sangat utama .



Kelima ; Mulai menjalin relasi dengan calon stake hoder,melalui magang ,saat mengajukan proposal kerja sama  atau komunitas . Karena komunitas adalah media paling dekat untuk mendekatkan figur kunci keberhasilan karir anda dimasa depan.terutama pengenalan diri lebih dalam tentang knowledge,knowhow and mental attitude.


Jadi mulai saat ini miliki ketrampilan interpesrsonal-alias hubungan antar pribadi yang lebih baik..!  




Kamis, 08 November 2012

Kuliah Kerja Nyata Menjadi Solusi Peningkatan Mutu Masyarakat ,Mengapa Tidak ..? (life skill series)




 
 Dan di antara orang-orang yang Kami ciptakan ada umat yang memberi petunjuk dengan hak, dan dengan yang hak itu (pula) mereka menjalankan keadilan. QS Al A’raf :181



Kank hari bisakah memulai” KKN “ sesuai bidang keilmuan  dapat meningkatkan mutu di masyarakat sekitar kami....?






 
 Saya memaknai KKN disini bukan salah satu mata kuliah/ program perkuliahan dari perguruan Tinggi melainkan bagaimana anda ber Kerja secara Nyata sesuai  Kuliah  (KNK)anda .
Terlepas dari kewajiban Perguruan Tinggi untuk melakukan pengabdian masyarakat ,pentingnya keterkaitan dan kesiinambungan antara ilmu yang anda miliki dengan kemanfaatan masyarakat luas  adalah hal yang  harus anda lakukan untuk merancang karir masa depan sekaligus life skill . Mulailah dengan bergabung sebagai part timer atau relawan pada perusahaan atau lembaga yang berkecimpung pada pengabdian dan pelayanan masyarakat.  Mengingat bahwa :

1.        Masyarakat  tidak memiliki akses dan tidak dapat memperluas cakrawala pandang terhadap perkembangan dan percepatan informasi   pengetahuan terhadap persoalan yang dihadapinya .Kehadiran anda sebagai agen perubahan semestinya dapat memberikan pencerahan dan harapan masa depan lebih baik dengan memberi solusi atas problematik yang mereka hadapi hingga memperbaiki mutu kehidupan mereka.

2.       Kehadiran anda selaku “konsultan” diharapkan  merupakan sumber pengetahuan yang dijadikan sebagai panduan dalam  penyelesaian persoalan  yang mereka hadapi.Cukup banyak masyarakat yang kebingungan mendapatkan bantuan informasi dan solusi atas persoalan yang mereka hadapi. Tugas anda adalah menjadi advisor bagi mereka.

3.       Selaku konsultan anda semestinya dapat “meng analisa’ kadar persoalan,perkembangan masalah ,isu yang beredar  dan memikirkan strategi yang tepat membantu mereka.

4.       Dengan   pengetahuan dan ketrampilan yang anda miliki   anda memiliki peranan penting dalam meningkatkan resource  manusia dan sumber daya alam sehingga mempermudah mereka dalam melihat solusi yang diputuskannya.Miliki kecakapan pengelolaan data fakta dan aneka solusi implementatif.

5.       Penentuan strategi yang tepat dengan sistem penyelesaian yang anda susun berdasar kebutuhan yang dialami masyarakat akan mempermudah mereka menemukan langkah tindakan yang tepat.

6.       Bersama tokoh dan aparat setempat anda bisa saling bekerja sama untuk menggali potensi kreatif yang dimiliki masyarakat untuk meningkatkan daya kreatif dan inovatif mereka . Kehadiran anda dapat menjadi advisor ,konsultan ,konselor dan mentor yang efektif  hingga sebuiah karya nyata dan bermanfaat dapat diluncurkan.

7.       Hal yang sangat menyedihkan jika kehadiran perguruan tInggi tidak dapat  menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat sekitar.Sudah semestinya Perguruan Tinggi  tobe sensitive the reality terhadap masyarakat sekitarnya sekaligus dapat memberikan solusi terbaiknya untuk kepentingan terbaik masyarakat (minimal).



 Perguruan Tinggi menjadi Universitas tak terbatas oleh dinding tembok besar melainkan menjadi Universitas kehidupan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitarnya.