Jumat, 04 November 2016

Demo: Momen Pencitraan





“Kami kira kalo Big Bos dengan para centengnya berani hadapi kita tapi yang kita hadapi cuma  wadir, buat apa .. .”, begitulah demo kenaikan kesejahteraan buruh sebuah pabrik  dengan muka merah padam beberapa peserta demo panas . 

Tiba tiba duaar…beberapa orang memukul gerbang dengan besi dan mulailah ricuh demo yang awalnya damai sejak pagi hingga terik jelang sore. Entah kelompoknya siapa yang memulai sehingga memicu kondisi “chaos”.  Tidak lama kemudian demo dapat dikendalikan dan beberapa oknum buruh yang diduga sebagai provakator berurusan  dengan pihak berwajib .  Beberapa sorotan kamera awak media terus berjalan karena telah meliput sejak awal demo di pabrik ini. 

Pingin Selamat ABS saja..!




Kank Hari Motivator Surabaya
“Kamu sudah nggak usah macam macam, saya yang paling bertanggung jawab disini..?”

“Tapi BOS, ini hasilnya akan bagus..?”

“Bagus katamu, aku yang memimpin atau kamu yang memimpin disini..!”

“Begini saja , beri saja saya waktu, seminggu untuk membuktikan bahwa yang saya lakukan itu akan membeawa keuntungan perusahaan ini..?

“Jika tidak , kamu saya PECAT..!”

Kunci Hadapi BOS Drop Dropan Unskilled


Kank Hari Motivator TQM dari Surabaya


“Kamu harus ini  , itu , mereka semestinya begini begitu..”.  komentar Bos Drop Dropan very cereewat  yang baru   menjabat beberapa bulan  sebagai Manager. Tentu saja banyak bawahan yang kebakaran jenggot karena ulahnya walaupun hampir semua karyawan disitu tidak berjenggot apalagi karyawan wanita..
Bos seperti ini sulit objektif , mengapa..?

Kamis, 28 April 2016

Mengapa Pimpinan Drop Dropan, Arogan dan Tidak Kompeten, gampang marah marah..?


Kank Hari Islamic Asean  HRD Motivator 
“Kank bagi kami kepastian sebuah keputusan itu lebih penting dibanding tidak ada kepastian seperti ini, Bagaimana menghadapi pimpinan arogan dan menunda nunda keputusan..?”

Ada banyak penyebab mengapa atasan/pimpinan  anda menjadi seorang pemimpin yang tidak memeliki kemampuan dalam pengambilan keputusan, bukan saja persoalan perilaku hati hati tapi justru sebenarnya menunda keputusan karena tidak mengerti apa yang harus diputuskan. Sementara dirinya sendiri arogan mengandalkan  gengsi mengakui kekurangan itu dan enggan bertanya kepada bawahan yang lebih mengerti dikarenakan terlalu  takut dikatakan sebagai atasan yang tidak kredible, (apalagi menduduki jabatan tersebut memang bukan karena kelayakan tapi karena alasan alasan lain yang tidak etis).

  Dengan kata lain atasan tersebut menyadari keterbatasan kompetensi dirinya dan menyadari tantangan pekerjaan dirasakan sangat berat tapi enggan atau gengsi  mengakuinya. Jika dibiarkan bisa rusak sebuah organisasi, dikarenakan jika sebuah urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya tunggu saja kehancurannya..Sementara bawahan sangat tidak berdaya dan tidak memiliki kewenangan untuk menggantinya, menyakitkan..!,
Namun jika anda merasa harus memperbaiki keadaan beberapa kiat berikut ini akan bisa membantu. 

Rabu, 27 April 2016

Menghadapi atasan suka meremehkan dan mau menang sendiri


Kank Hari Motivator MSDM Islami 
“Kank, kami semua bingung bagaimana meyakinkan atasan yang tidak mau menerima saran dan ide perbaikan kinerja perusahaan padahal dia orang baru, sepertinya dia menganggap semua bawahan tidak tahu apa apa dan dia yang paling tahu. Akhirnya kami pilih diam atau mengerjakan perintahnya dengan setengah hati tentu ini tidak baik bagi kami. !”

Orang orang yang memiliki sikap kaku alais kukuh pada pendirian bukan hanya orang yang memiliki prinsip melainkan juga orang yang cemas akan kekurangan dirinya diketahui orang lain dan menggunakan kewenangannya untuk menutupi kecemasan itu. Namun sebagai bawahan tentu akan kerepotan jika membiarkan sesuatu yang tidak baik menimpa keberlangsungan kinerja perusahaan.
Lantas bagaimana menghadapi atasan yang memiliki sikap seperti itu.

Mengatasi Perasaan Selalu Cemas Hasil Pekerjaan Tidak Memuaskan

Kank Hari Motivator MSDM Islami  
“Walaupun saya sudah mengerjakan sesuai  dengan SOP yang dibuat perusahaan mengapa saya selalu merasa cemas , dan tegang terhadap apa yang sudah saya kerjakan, jangan jangan ada yang salah..?, Bagaimana cara mengatasinya, kank ...?”

Kecemasan adalah bentuk manifestasi antara harapan yang ingin anda dapatkan dan persepsi akan hasil yang tidak sesuai dengan harapan anda, padahal bisa jadi kecemasan anda hanya sebatas kecemasan saja belum tentu  terjadi dan mungkin tidak akan terjadi.Mengapa anda bisa demikian..?

Sabtu, 03 Oktober 2015

Mengapa Wanita Karir Stress Akibat Beban Kerja

  



“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah”. QS Al Maarij -19

“Kank Hari kan tahu kita hanya punya waktu 24 jam sehari tangan dan kaki hanya dua, padahal pekerjaan yang harus aku selesaikan bertumpuk tumpuk, kalau sudah begini bukan soal penghasilan yang saya dapat tapi stessnya itu yang bikin pusing”. Kata seorang karyawan bagian keuangan  dari sebuah perusahaan jasa.

Seiiring dengan perkataan teman saya tadi Profesor Manajemen, William  Anthony, Ph.D dari Florida State University menjelaskan , “For professional workers working 40 hours a week that are not needed, they took 60-70 hours a week, not including time for family and oneself, although gadgets and ICT facilitate the work but it still does not diminish the feeling overburdened job ".