Minggu, 02 November 2014

Mengelola Sasaran Kinerja Pejabat (SKP) Aparatur Sipil Negara Sebagai Pelayan Publik

Kank, sebagai pejabat ASN yang memiliki beban kerja dan sasaran kinerja pegawai (SKP) ,bagaimana caranya agar setiap individu dalam organisasi kami dapat memberikan pelayanan yang terbaik..?

Dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara  No:63/Kep/M.PAN/7/3003 yang dimaksud pelayanan publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan public sebagai upaya pemenuhan kebutuhan  penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan perundang undangan. Oleh karena itu pengelolaan sasaran kinerja pegawai tidak  dapat dilepaskan dari penempatan pegawai, penilaian pegawai dan pengembangan /peningkatan pegawai. Mengingat kepuasaan masyarakat terletak pada kompetensi dan pelayanan prima dari pegawai pada instansi yang bersangkutan.


Sabtu, 01 November 2014

Mengatasi Perasaan Tak Berharga

Kank Hari, saya sejak kecil selalu diremehkan oleh orang tua dan keluarga,sampai saat ini saya sudah bekerja masih dianggap belum bisa membanggakan keluarga.Sehingga saat ini dalam berprofesi dan membina hubungan sosial saya sering merasa tertekan ,merasa benci pada diri semdiri,sering minder dan beranggapan saya memang tak layak untuk sukses, bagaimana saya harus bertindak…?  

 Allah Berfirman “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya  Dia menguji kamu siapakah yang lebih baik amalnya diantara kamu. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” . Qs. Al Mulk 2.

  Dr . David Bruns psikiater dan penulis buku “Felling Good” mengatakan, “People who like them selves radiate a positive spirit which makes them truly attractive. Your self esteem  result primarily from the messages your give yourself. If You put your self down great deal,you are going to be depressed. Un Happy and low self esteem”.

Berat ringannya beban yang anda pikul sebenarnya terletak pada cara pandang anda terhadap diri sendiri. Oleh karena itu mulai membangun konsep diri yang positif agar anda dapat menghargai diri sendiri sekaligus mendapatkan penghargaan dari orang lain.

Rabu, 29 Oktober 2014

Kiat Atasi Rasa Tidak PD menjadi Officer Development Program

Kank,walaupun saya diterima test dengan skor tertinggi ,namun perasaan minder ini kadang kadang muncul melihat para Officer Development Program (ODP)  rekan kami ini tampilnya keren keren, apakah saya bisa sukses..?


Keyakinan anda akan menuntun pada tujuan yang ingin anda capai,jika anda yakin sukses dapat dipastikan anda akan sukses.Mengapa begitu..?

Sebuah keyakinan yang kuat merupakan cara pandang positif yang menghasilkan perasaan dan perilaku positif dimasa depan,oleh karena itu miliki  pemikiran positif, jangantirun  semanagat anda  biarkan di dominasi oleh perasaan  negative yang akan merongrong kepercayaan diri anda untuk berhasil.

Selasa, 28 Oktober 2014

Clean Good Governance :Tuntutan SKPD Memberikan Pelayanan Lebih Baik

Kank , di era keterbukaan public tentu indeks kepuasaan mayarakat yang kita berikan menjadi ukuran efektivitas kinerja instansi padahal tingkat kesulitan memberikan kepuasan kepada masyarakat berbanding lurus dengan tingkat etos kerja aparatur  ,lantas bagaimana kami harus melakukannya..?

Instansi saat ini harus berani belajar dari berbagai kesalahan yang menyebabkan ketidak puasan atas layanan yang pernah diberikan kepada layanan. Oleh karena itu setiap instansi termasuk instansi yang anda pimpin perlu memiliki ukuran kepuasaan atas layanan yang diberikan. 

Secara sederhana setiap individu dalam instansi harus memperhatikan mutu kinerja, manfaat yang dirasakan masyarakat , persepsi atas layanan yang diberikan  dan harapan masayarakat atas layanan. Menjadi standar kinerja setiap pejabat aparatur Negara  dalam pelayanan public. Instansi secara hilistik harus teru mengkaji tingkat mutu layanan yang diberikan mulai dari masyarakat  bahkan seluruh stakeholder.

Sabtu, 25 Oktober 2014

Kiat Menghindari Sebutan Sebagai Pegawai Malas

Kank Saya ,pegawai salah satu  instansi,sulit bagi saya mengindari stigma masayarakat bahwa pegawai itu hanya berorientasi duit ,malas bekerja dan tidak produktif,lantas bagaimana saya harus bertindak..?

Jangan salahkan anggapan orang lain terhadap deskripsi pegawai karena paradigm orang bersangkutan merupakan akumulasi berbagai informasi,pengalaman atau trauma terhadap perilaku pegawai yang kebetulan didapatnya. Jadi hak mereka memiliki anggapan demikian.

Namun yang bisa anda lakukan bukan dengan mendebatnya dengan berbagai argument yang menurut anda tidak benar ,melainkan dengan bukti. Membuktikan bahwa diri anda bukan pegawai seperti anggapannya. 

Kiat Menghindari Sebutan Karyawan Banyak Alasan

Kank Hari ,Bagaimana caranya agar saya tidak dianggap terlalu banyak alasan jika ada keperluan harus meninggalkan tugas untuk sementara,karena sudah jamak di perusahaan  kami alasan dijadikan andalan untuk melalaikan tanggung jawab ..?

Meninggalkan tugas untuk suatu keperluan yang lebih genting memang tidak bisa dihindari oleh setiap karyawan, namun bukan berarti tugas yang menjadi beban tanggung jawab boleh diabaikan begitu saja. Anggapan orang lain atau atasan   terhadap anda terbangun dari reputasi  perbuatan anda selama menjalin relasi dengan meraka atau reputasi perilaku kinerja anda. Dalam situasi dan kondisi tertentu alasan dari meninggalkan tugas bisa diterima,namun jika terlau sering maka alasan anda akan dianggap mengada ada sekaligus menurunkan citra diri positif anda di mata orang lain.

Selasa, 02 September 2014

Kiat Membangun Daya Saing Pejabat ASN

Perkembangan tuntutan profesionalitas  yang berubah di negeri ini  mengharuskan aparatur pemerintahan (PNS) bersikap professional pula. Tanpa perubahan, PNS  hanya akan menjadi pegawai  yang “statis”. Berkaitan dengan hal tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik) adalah undang-undang yang mengatur tentang prinsip-prinsip pemerintahan yang baik yang merupakan efektifitas fungsi-fungsi pemerintahan itu sendiri dan UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara sebagai bentuk reformasi birokrasi. Pengembangan konsep pelayanan publik dari waktu ke waktu, bukan hanya “reaktif”, tapi “jemput bola ”. Begitu melihat kekurangan atau keterbatasan, mereka  harus selalu berani “berbenah”.