Kurang lebih lima tahun yang
lalu, pada saat acara lamaran, keluarga calon pasangan pengantin wanita
mendaulat saya sebagai jubir keluarga yang intinya menolak lamaran karena
perbedaan keyakinan. “Pokoknya, saya pasrah kepada njenengan Mas Hari..”, salah
satu keluarga yang disegani meminta saya.
“Kenapa , menolak , bukankah di
anak baik , hormat sama calon mertua, keluarga baik baik dan sepertinya saling cinta..”



