Senin, 21 November 2016

Akibat Psikologis Ikuti Dorongan Ingin Disukai Semua Orang Dikantor dan Solusinya




Kank Hari Santoso , Dai Motivator Muslim Kantoran Indonesia
“Kank , sebagai staff yunior saya  tidak ingin mengecewakan semua karyawan yang ada disini dan ingin membuat mereka semua suka pada saya  , ujungnya saya jadi merasa kehilangan jati diri, Lantas apa yang harus saya lakukan..?”

Sebagai muslim  kita harus ingat Rosulullah bersabda  “ segala amal perbuatan  sangat bergantung dari niat dan akan mendapatkan dari apa yang diniatkannya” implementasi nya dalam kasus yang anda hadapi adalah karena niat anda menyenangkan semua orang  mungkin saja niat anda  akan tercapai namun anda menjadi tidak bahagia karena anda tidak jarang  menipu diri sendiri  untuk membuat mereka senang. Padahal memang tidak ada ceritanya orang bisa berhasil menyenangkan semua orang, pasti ada suka dan tidak suka, pro atau kontra. Jadi bukan saja niat anda tidak tercapai namun niat yang salah perlu diperbaiki: Yang harus anda lakukan:

Sabtu, 12 November 2016

Leadership Skill District Manager: Rahasia Menghindari Cemas dengan Cepat




Kank Hari TQM Training, Motivator SDM Surabaya
Seorang district manager yang baru setengah bulan menjabat sudah mulai membaca banyak kejanggalan dari beberapa oknum karyawan seniornya, mulai dari kedisplinan, laporan administrasi sampai perlakuan tidak adil kepada karyawan lainnya. 

“ Mulanya saya cemas , Mas Hari  karena dia karyawan senior yang sudah bekerja bertahun tahun diperusahaan dan katanya orang kepercayaan big bos..?”

“Mengapa bapak cemas..?”

Selasa, 08 November 2016

Hargai Perbedaan Keyakinan Gagal Menikah Malah Perkuat Persaudaraan




Kurang lebih lima tahun yang lalu, pada saat acara lamaran, keluarga calon pasangan pengantin wanita mendaulat saya sebagai jubir keluarga yang intinya menolak lamaran karena perbedaan keyakinan. “Pokoknya, saya pasrah kepada njenengan Mas Hari..”, salah satu keluarga yang disegani meminta saya.

“Kenapa , menolak , bukankah di anak baik , hormat sama calon mertua, keluarga baik baik  dan sepertinya saling cinta..”

Senin, 07 November 2016

Persuasive Maneuvering:Jangan Asal Bicara apalagi Bicara Asal Asalan




Kho Am Syong pemilik perusahaan industry kaleng  inginnya sih bisa meraih simpati para pekerja dengan menggunakan istilah istilah yang sebenarnya sama sekali tidak dimengerti atau dikuasainya yang sangat melukai para pekerja. Bukannya dapat simpati malah sebaliknya suasana perusahaan makin panas, akhirnya ide perubahan remuneration yang dijanjikan  untuk kesejahteraan pekerja bukan nya diterima malah berbuah demo besar besaran.  

Hidden Job Promote Organizer




Prestasi Mr Jhon Thor sangat membanggakan , beberapa kantor cabang , bahkan kompetitorpun sangat mengapresasi kinerja sekaligus sikap mentalnya yang dikenal “bersih.” Tentu saja hal ini bukan hanya membuat bangga rekan satu devisi  lantaran capaian itu, melainkan juga membuat cemas atasan dan krooni Mrs Culasi  atasan yang memimpin devisi dimana Mr Jhon Thor mengembangkan kompetensinya.

Mengapa begitu ..?

Minggu, 06 November 2016

Leadership Skill :Mengapa perjuangkan nasib karyawan itu penting..?




Kank Hari TQM Training Motivator Kondang Surabaya
“Percuma kamu terus mendesak saya , keputusan kantor pusat kita harus mem PHK”
“Saya mengerti Pak  , tapi setidaknya kita harus berjuang dan meyakinkan kantor pusat, bahwa PHK bukan satu satunya jalan bagi kita untuk mengatasi polemic ini..” , kata Paidon 

Dalam situasi perusahaan sedang kritis, Paidon , supervisi  sebuah perusahaan durable goods  ini paling sering menghadap district manager, entah apa saja yang dibicarakan  sehari bisa tiga kali , seperti orang yang sibuk memperjuangkan sesuatu.

Leadership Skill : Mengapa Karyawan Senior Sangat Berharga


Kank Hari TQM Training Motivator Kondang Surabaya

“Pak perusahaan ini akan menjadi lebih baik jika kita menggunakan Total Quality Management, artinya kita minimalisasi kesalahan dalam pelayanan pada tiap unit kerja, bla , bla….bla.. nanti biar saja yang menghadap Big Bos kebetulan saya kenal dekat dengan beliau ”. Bak seorang konsultan karyawan senior ini menjelaskan panjang lebar   kepada Santos manajer baru  yang belum genap satu bulan bertugas di kantor itu. 

Wait and see, sami’na watho’na, alias lebih baik diam tapi menyimak daripada berdebat tak bisa mendapatkan informasi berharga  adalah prinsip yang dianut oleh Santos , Manager Muda  belum genap berusia tiga puluh dua  ini.